Media Pembelajaran Zat Adiktif IPA kelas VIII

 INSTITUT AGAMA ISLAM SAHID BOGOR




Nama                        : Kikih Jakiah Darojah

NIM                           : 1920.04.001

Mata Kuliah             : Manajemen Sumber Belajar

Dosen Pengampu    : M. Robie Awaludien S, M.Pd

Prodi/Semester        : MPI/3

Fakultas                     : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 

 


Media pembelajaran Zat Adiktif  IPA kelas VIII


1. Mengenal Zat Adiktif

Zat adiktif adalah zat yang apabila dikonsumsi menyebabkan ketergantungan (adiksi) atau ingin menggunakan secara terus – menerus (kecanduan atau ketagihan). Contoh zat adiktif alami yaitu kafein pada kopi dan thein pada teh. Selain itu, zat adiktif dikelompokkan menjadi 3 yaitu : narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya. 

Narkotika adalah zat adiktif atau obat yang berasal dari tumbuhan dan dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri dan menyebabkan ketergantungan pada penggunanya.

Narkotika merupakan zat berbahaya yang tidak boleh digunakan tanpa pengawasan dokter. Penggunaan narkotika tanpa pengawasan dokter adalah melanggar hukum. Berdasar potensi menyebabkan ketergantungan, narkotika ada 3 yaitu golongan I, golongan II dan golongan III. 

Narkotika golongan I sangat berbahaya, berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam pengobatan, contohnya heroin/putaw, kokain dan ganja. 

Narkotika golongan II berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan dan dapat digunakana sebagai pilihan terakhir dalam pengobatan. Contohnya morfin, petidin dan metadon.

Berikut contoh morfin dan metadon yang digunakan dalam medis, namun harus dalam pengawasan dokter :

Narkotika golongan III berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan digunakan dalam pengobatan, contohnya kodein. 

Psikotropika adalah obat yang mengandung psiko-aktif yang dapat mempengaruhi mental dan fisik seseorang. Misalnya, orang yang sulit tidur bila meminum obat tidur (golongan psikotropika) dapat menyebabkan tidur nyenyak, namun harus sesuai dengan resep dokter. 

Psikotropika dikelompokkan menjadi 4 : psikotropika golongan I, golongan II, golongan III dan golongan IV.

Psikotropika golongan I berpotensi sangat kuat menyebabkan ketergantungan, tidak digunakan sebagai obat, contohnya : ekstasi/MDMA (metil dioksimetamfetamin), LSD (Lysergic acid diethylamide) dan STP/DOM (dimetoksi alpha dimetilpenetilamina). 

Psikotropika golongan II berpotensi kuat menyebabkan ketergantungan, sangat terbatas digunakan sebagai obat, contohnya : amfetamin, metamfetamin, fenisiklidin dan ritalin. Psikotropika golongan III berpotensi sedang menyebabkan ketergantungan, banyak digunakan sebagai obat, contohnya : pentobarbital dan flunitrazepam. 

Psikotropika golongan IV berpotensi rendah menyebabkan ketergantungan, sangat luas digunakan sebagai obat, contohnya : diazepam, klobazam, fenobarbital, barbital, klorazepam dan nitrazepam. Berikut contoh nitrazepam yang digunakan sebagai obat tidur : 

Alkohol yang digunakan dalam industri sebagai pelarut adalah metanol atau spiritus. Metanol sangat beracun, jika diminum akan memutuskan saraf mata sehingga menyebabkan kebutaan bahkan meninggal dunia. 

Nikotin terdapat dalam daun tembakau. Daun tembakau biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan rokok. Akibatnya, orang yang merokok dapat lebih tahan kantuk atau lebih aktif. Tetapi, merokok membahayakan kesehatan karena menyebabkan kanker tenggorokan dan paru – paru. Berikut struktur nikotin dalam daun tembakau : 

Kafein adalah zat yang ditemukan dalam kopi, kafein terdapat dalam teh yang disebut thein, namun jumlahnya sedikit. Mengkonsumsi kopi tidak dilarang namun tidak dianjurkan konsumsi secara berlebihan. Berikut struktur kimia kafein : 

Zat adiktif juga dikelompokkan berdasar pengaruhnya terhadap tubuh : Stimulan, Sedatif/Hipnotika dan Halusinogen. Stimulan adalah zat adiktif yang dapat meningkatkan detak jantung, laju pernapasan dan tekanan darah. Stimulan membuat seseorang lebih siaga dan tidak merasakan lelah, contohnya kafein, nikotin, kokain dan metamfetamin. 

2. Dampak Penggunaan Zat Adiktif bagi Kesehatan

A. Dampak Penggunaan Narkotika

Dampak jangka pendek:

  • Menghilangkan rasa nyeri
  • Mengurangi ketegangan
  • Menimbulkan rasa nyaman
  • Mengalami perasaan seperti mimpi dan mengantuk

Dampak jangka panjang:

  • Menyebabkan ketergantungan
  • Meninggal karena overdosis
  • Menyebabkan sembelit
  • Gangguan siklus menstruasi
  • Impotensi

B. Dampak Penggunaan Psikotropika

Dampak jangka pendek:

  • Menyebabkan terjaga (tidak tidur)
  • Rasa riang
  • Perasaan melambung
  • Rasa nyaman
  • Murung
  • Nafsu makan hilang
  • Berkeringat
  • Rasa haus
  • Badan gemetar
  • Jantung berdebar
  • Tekanan darah meningkat

Dampak jangka panjang

  • Menyebabkan kurang gizi
  • Anemia
  • Penyakit jantung
  • Gangguan jiwa (psikotik)
  • Stroke
  • Gagal jantung
  • Kematian

C. Dampak Penggunaan Zat Psiko-Aktif Lainnya

  • Inhalansia dapat menyebabkan kematian mendadak akibat kekurangan oksigen atau ilusi.
  • Halusinasi dan persepsi salah (misalkan merasa dapat terbang sehingga nekat terjun dari tempat yang tinggi)
  • Alkohol memabukkan, berjalan sempoyongan, menyebabkan keinginan untuk merusak, dan menyebabkan kecelakaan saat berkendara dalam keadaan mabuk. Dalam jangka panjang, alkohol merusak hati, merusak kelenjar getah lambung, kerusakan sistem saraf, menyebabkan ganguan jantung dan meningkatkan risiko kanker.
  • Nikotin dalam rokok menimbulkan kanker paru-paru, penyempitan pembuluh darah, peyakit jantung, tekanan darah tinggi dan impotensi.

3. Media Media pembelajaran yang bisa dipakai untuk menunjang pembelajaran pembahasan mengenai zat Adiktif. 

1. Media pembelajaran berupa slogan

Slogan adalah suatu semboyan atau motto yang dibentuk dalam suatu rangkaian kata yang relatif singkat, padat dan menarik, dimana tujuannya ialah untuk memberikan suatu informasi kepada khalayak. Ada juga yang menyebutkan bahwa arti slogan adalah suatu rangkaian kata atau kalimat yang relatif pendek, dibentuk menarik, mencolok, dan praktis untuk diingat oleh orang yang membaca atau mendengarnya, dimana tujuannya untuk memberikan suatu informasi kepada publik. Menurut KBBI pengertian slogan ialah perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan praktis diingat untuk memberitahukan sesuatu, atau untuk menjelaskan tujuan suatu ideologi golongan, organisasi, partai politik, dan sebagainya.

Fungsi slogan ada beragam, antara lain:

  • Slogan berfungsi untuk mendidik masyarakat.
  • Slogan juga bisa berfungsi sebagai pemacu semangat.
  • Slogan berfungsi sebagai motivasi.
  • Slogan berfungsi untuk mempengaruhi seseorang untuk melakukan atau pun untuk tidak melakukan sesuatu.
  • Slogan juga bisa difungsikan sebagai alat propaganda politik.
  • Slogan merupakan kalimat pendek atau kelompok kata yang menarik, mudah diingat karena mencolok. Slogan dibuat dengan tujuan untuk memberitahu visi atau tujuan sebuah organisasi, perusahaan atau suatu kegiatan. 

Misalnya para siswa diperintahkan untuk membuat slogan yang berkaitan tentang zat adiktif. Seperti tenang dengan mengingat Allah bukan konsumsi narkoba,  Dunia indah tanpa narkoba, jauhi rokok sebelum dunia menjauhimu. 

Contoh gambar slogan 1


Contoh gambar slogan 2


Nah, selain siswa diminta untuk membuat slogan mereka dengan sekreatif mungkin, para siswa juga bisa diajarkan untuk percaya diri dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah mereka buat yaitu dengan menjelaskan gambar atau slogan yang telah mereka buat. 

2. Media pembelajaran berupa praktek bahaya rokok

Nikotin merupakan bahan yang membuat rokok menjadi adiktif. Senyawa ini adalah racun dalam rokok yang juga digunakan sebagai salah satu komponen pembuat racun serangga. Senyawa beracun ini dapat membuat perokok ketagihan dalam waktu singkat, karena bisa sampai ke otak hanya dalam waktu beberapa detik sejak diisap.

Alat dan Bahan

  • Satu Batang Rokok
  • Botol Air Mineral 1,5 L
  • Tutup Botol yang sudah dilubangi
  • Dua Buah Kapas
  • Satu Karet Gelang
  • Korek Api

Langkah Kerja

  • Siapkan botol air mineral beserta tutup botol yang sudah dilubangi.
  • Masukkan batang rokok ke tutup botol yang sudah dilubangi,pasang ujung rokok menghadap ke dalam botol.
  • Nyalakan rokok menggunakan korek api.
  • Pasangkan tutup botol ke botol.
  • Tutupilah batang rokok yang ada diluar botol menggunakan kapas.
  • Tekan badan botol secara perlahan sampai rokok terbakar habis.
  • Lepas tutup botol lalu pasang kapas yang lain menutupi lubang botol,ikat dengan karet.
  • Tekan lagi badan botol secara perlahan sampai asap didalam botol habis.
Berikut ini merupakan video dari praktek bahaya rokok. 

Sumber : Youtobe Gudang Tutorial

jika memang Media atau alat alat yang digunakan untuk praktek tidak ada, maka bisa menggunakan video ini, dan video ini juga bisa dimanfaatkan untuk Media pembelajaran atau pemahaman para siswa sebelum memulai praktek nya sehingga proses pembelajaran praktek nya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dan jangan lupa untuk meminta para siswa untuk menyimpulkan terkait apa yang mereka sudah praktekan maupun apa yang telah mereka lihat. 


Referensi

https://kelasguru.com/ipa-kelas-8-smp/resume-dampak-penggunaan-zat-adiktif-bagi-kesehatan/

https://brainly.co.id/tugas/2385484#:~:text=Fungsi%20slogan%20ada%20beragam%2C%20antara,Slogan%20berfungsi%20untuk%20mendidik%20masyarakat.&text=Slogan%20merupakan%20kalimat%20pendek%20atau,organisasi%2C%20perusahaan%20atau%20suatu%20kegiatan.

https://www.gurupendidikan.co.id/contoh-slogan/

https://youtu.be/xOsKbtQkyH8

https://www.google.com/amp/s/wirahadie.com/zat-adiktif/

Komentar